Add-in Functions, Daftar Fungsi Analisis Bagian Dua

note

The Add-in functions are supplied by the UNO com.sun.star.sheet.addin.Analysis service.


Untuk mengakses fungsi ini...

Sisip - Fungsi - Kategori Tambahan


IMCOS

Kembali kosinus dari bilangan kompleks.

IMCOSH

Mengembalikan kosinus hiperbolik dari bilangan kompleks.

IMCOT

Mengembalikan cotangent dari bilangan kompleks.

IMCSC

Mengembalikan cosecant dari bilangan kompleks.

IMCSCH

Mengembalikan kosekan hiperbolik dari bilangan kompleks.

IMSEC

Kembali garis potong dari bilangan kompleks.

IMSECH

kembali garis potong hiperbolik dari bilangan kompleks.

IMSIN

Mengembalikan sinus dari bilangan kompleks.

IMSINH

Mengembalikan sinus hiperbolik dari bilangan kompleks.

IMTAN

Mengembalikan garis singgung dari bilangan kompleks.

CONVERT

Converts a value from one unit of measurement to the corresponding value in another unit of measurement.

COMPLEX

Hasilnya adalah bilangan kompleks yang dikembalikan dari koefisien nyata dan koefisien imajiner.

Sintaksis

COMPLEX(RealNum; INum [; Suffix])

RealNum adalah koefisien nyata dari bilangan kompleks.

INum adalah koefisien imajiner dari bilangan kompleks.

Suffix adalah daftar opsi, "i" atau "j".

Contoh

=COMPLEX(3;4;"j") mengembalikan 3+4j.

FACTDOUBLE

Mengembalikan faktorial ganda suatu angka.

Sintaksis

FACTDOUBLE(Angka)

Mengembalikan Number !!, faktorial ganda dari Number, di manaNumber adalah bilangan bulat lebih besar dari atau sama dengan nol.

Untuk bilangan genap, FACTDOUBLE(n) mengembalikan:

2*4*6*8* ... *n

Untuk angka ganjil, FACTDOUBLE(n) mengembalikan:

1*3*5*7* ... *n

FACTDOUBLE(0) mengembalikan 1 menurut definisi.

Contoh

=FACTDOUBLE(5) mengembalikan 15.

=FACTDOUBLE(6) mengembalikan 48.

=FACTDOUBLE(0) mengembalikan 1.

IMABS

Hasilnya adalah nilai tetap untuk bilangan kompleks.

Sintaksis

IMABS("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMABS("5+12j") mengembalikan 13.

IMAGINARY

Hasilnya adalah bagian imajiner dari suatu bilangan kompleks.

Sintaksis

IMAGINARY("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMAGINARY("4+3j") mengembalikan 3.

IMARGUMENT

Hasilnya adalah argumen (sudut phi) dari suatu bilangan kompleks.

Sintaksis

IMARGUMENT("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMARGUMENT("3+4j") mengembalikan 0.927295.

IMCONJUGATE

Hasilnya adalah komplemen terkonjugasi kompleks ke bilangan kompleks.

Sintaksis

IMCONJUGATE("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMCONJUGATE("1+j") mengembalikan 1-j.

IMDIV

Hasilnya adalah pembagian dari dua bilangan kompleks.

Sintaksis

IMDIV

Numerator, Denominator adalah bilangan kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMDIV("-238+240i";"10+24i") mengembalikan 5+12i.

IMEXP

The result is the power of e and the complex number. The constant e has a value of approximately 2.71828182845904.

Sintaksis

IMEXP("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMEXP("1 + j") mengembalikan 1,47 + 2.29j (bulat).

IMLN

Hasilnya adalah logaritma natural (ke basis e) dari bilangan kompleks. Konstanta e memiliki nilai sekitar 2.71828182845904.

Sintaksis

IMLN("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMLN("1 + j") mengembalikan 0,35 + 0,79j (bulat).

IMLOG10

Hasilnya adalah logaritma (basis 10) dari sebuah bilangan kompleks.

Sintaksis

IMLOG10("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMLOG10("1 + j") mengembalikan 0,15 + 0,34j (bulat).

IMLOG2

Hasilnya adalah bilangan biner logaritma dari bilangan kompleks.

Sintaksis

IMLOG2("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMLOG2("1 + j") mengembalikan 0,50 + 1,13j (bulat).

IMPOWER

The result is the ComplexNumber raised to the power of Number.

Sintaksis

IMPOWER("BilanganKompleks"; Bilangan)

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=IMPOWER("2+3i";2) mengembalikan -5+12i.

IMPRODUCT

The result is the product of a set of complex numbers.

Sintaksis

IMPRODUCT(Complex 1 [; Complex 2 [; … [; Complex 255]]])

Complex 1, Complex 2, … ,Complex 255 are complex numbers, references to cells or to cell ranges of complex numbers. Complex numbers are entered in the form "x+yi" or "x+yj".

Contoh

=IMPRODUCT("3+4j";"5-3j") mengembalikan 27+11j.

IMREAL

Hasilnya adalah bagian riil dari sebuah bilangan kompleks.

Sintaksis

IMREAL("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMREAL("1+3j") mengembalikan 1.

IMSQRT

Hasilnya adalah akar kuadrat dari sebuah bilangan kompleks.

Sintaksis

IMSQRT("BilanganKompleks")

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMSQRT("3+4i") mengembalikan 2+1i.

IMSUB

Hasilnya adalah pengurangan dari dua bilangan kompleks.

Sintaksis

IMSUB

ComplexNumber adalah angka kompleks yang dimasukkan dalam formulir "x + yi" atau "x + yj".

Contoh

=IMSUB("13+4j";"5+3j") mengembalikan 8+j.

IMSUM

The result is the sum of a set of complex numbers.

Sintaksis

IMSUM(Complex 1 [; Complex 2 [; … [; Complex 255]]])

Complex 1, Complex 2, … ,Complex 255 are complex numbers, references to cells or to cell ranges of complex numbers. Complex numbers are entered in the form "x+yi" or "x+yj".

Contoh

=IMSUM("13+4j";"5+3j") mengembalikan 18+7j.

OCT2BIN

Menghasilkan bilangan biner dari bilangan oktal yang diberikan.

Sintaksis

OCT2BIN(Number [; Places])

Angka adalah angka oktal. Jumlahnya bisa maksimal 10 tempat. Bit yang paling signifikan adalah bit tanda, bit-bit berikut mengembalikan nilainya. Angka negatif dimasukkan sebagai pelengkap dua.

Tempat adalah banyaknya tempat digit yang ditampilkan.

Contoh

=OCT2BIN(3;3) mengembalikan 011.

OCT2DEC

Menghasilkan bilangan desimal dari bilangan oktal yang diberikan.

Sintaksis

OCT2DEC(Angka)

Angka adalah angka oktal. Jumlahnya bisa maksimal 10 tempat. Bit yang paling signifikan adalah bit tanda, bit-bit berikut mengembalikan nilainya. Angka negatif dimasukkan sebagai pelengkap dua.

Contoh

=OCT2DEC(144) mengembalikan 100.

OCT2HEX

Menghasilkan bilangan heksadesimal dari bilangan oktal yang diberikan.

Sintaksis

OCT2HEX(Number [; Places])

Angka adalah angka oktal. Jumlahnya bisa maksimal 10 tempat. Bit yang paling signifikan adalah bit tanda, bit-bit berikut mengembalikan nilainya. Angka negatif dimasukkan sebagai pelengkap dua.

Posisi berarti banyaknya desimal yang ditampilkan.

Contoh

=OCT2HEX(144;4) mengembalikan 0064.

Mohon dukung kami!