Fungsi Logika

This category contains the Logical functions.

Menangani argumen tidak logika dalam fungsi logika

Untuk mengakses fungsi ini...

Insert - Function - Category Logical


ISNA

Mengembalikan TRUE jika sebuah sel berisi #N/A(nilai tidak tersedia) nilai kesalahan.

Jika terjadi kesalahan, fungsi mengembalikan FALSE.

Sintaksis

ISNA(nilai)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=ISNA(D3) mengembalikan FALSE sebagai hasil.

ISERROR

Mengembalikan nilai jika sel tidak berisi nilai kesalahan, atau nilai alternatif jika ada.

tip

This function is available since LibreOffice 4.0.


Sintaksis

IFERROR(Value; Alternate_value)

Nilaiadalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika tidak setara atau menghasilkan sebuah kesalahan.

Nilai_alternatif adalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika ekspresi atau nilai dari Nilai adalah setara atau menghasilkan sebuah kesalahan.

Contoh

=IFERROR(C8;C9) dimana sel C8 berisi =1/0 mengembalikan nilai sel C9, karena 1/0 adalah kesalahan.

=IFERROR(C8;C9) dimana sel C8 berisi 13 mengembalikan 13, nilai dari sel C8, dimana ini bukan sebuah kesalahan.

IFS

IFS is a multiple IF-function.

SWITCH

SWITCH compares expression with value1 to valuen and returns the result belonging to the first value that equals expression. If there is no match and default_result is given, that will be returned.

IF

Menentukan uji logis untuk dilakukan.

Sintaksis

IF(Test [; ThenValue [; OtherwiseValue]])

Uji adalah nilai apa saja atau ekspresi yang bisa menjadi TRUE or FALSE.

NilaiLalu (pulihan) adalah nilai yang dikembalikan jika tes logis adalah TRUE.

NilaiLalu (pilihan) adalah nilai yang dikembalikan jika uji logika adalah FALSE.

Dalam fungsi-fungsi LibreOffice Calc, parameter yang ditandai dengan "opsional" dapat ditinggalkan apabila tidak ada parameter yang mengikuti. Sebagai contoh, [ada fungsi dengan empat parameter yang dua parameter terakhir ditandai dengan "opsional", Anda dapat meninggalkan parameter 4 atau parameter 3 dan 4, tetapi Anda tetap tidak bisa membiarkan parameter 3 sendirian.

Contoh

=IF(A1>5;100;"terlalu kecil") Jika nilai dalam A1 lebih besar dari 5, nilai 100 dimasukkan kedalam sel saat ini. Jika tidak, teks "terlalu kecil" (tanpa kutip) dimasukkan.

AND

Mengembalikan TRUE jika semua argumen adalah TRUE. Jika satu dari elemen elemen adalah FALSE, fungsi ini mengembalikan nilai FALSE.

Argumen juga ekspresi logis itu sendiri(TRUE,1<5, 2+3=7, B8<10) yang mengembalikan nilai logika, atau arrays(A1:C3) yang berisi nilai logika

Sintaksis

AND(Logical 1 [; Logical 2 [; … [; Logical 255]]])

Logical 1, Logical 2, … , Logical 255 are boolean values, references to cells or to cell ranges of logical values.

Contoh

Nilai logika dari entri 12<13; 14>12, dan 7<6 akan diperiksa:

=AND(12<13;14>12;7<6) mengembalikan FALSE.

=AND (FALSE;TRUE) mengembalikan FALSE.

OR

Mengembalikan TRUE jika setidaknya satu argumen adalah TRUE. Fungsi ini mengembalikan FALSE, jika semua argumen memiliki nilai logis FALSE.

Argumen juga ekspresi logis itu sendiri(TRUE,1<5, 2+3=7, B8<10) yang mengembalikan nilai logika, atau arrays(A1:C3) yang berisi nilai logika

Sintaksis

OR(Logical 1 [; Logical 2 [; … [; Logical 255]]])

Logical 1, Logical 2, … , Logical 255 are boolean values, references to cells or to cell ranges of logical values.

Contoh

Nilai logika berikut 12<11; 13>22, dan 45=45 akan diperiksa.

=OR(12<11;13>22;45=45) mengembalikan TRUE.

=OR(FALSE;TRUE) mengembalikan TRUE.

XOR

Mengembalikan benar jika bilangan ganjil sebuah argumen dinilai TRUE

Argumen juga ekspresi logis itu sendiri(TRUE,1<5, 2+3=7, B8<10) yang mengembalikan nilai logika, atau arrays(A1:C3) yang berisi nilai logika

tip

This function is available since LibreOffice 4.0.


Sintaksis

XOR(Logical 1 [; Logical 2 [; … [; Logical 255]]])

Logical 1, Logical 2, … , Logical 255 are boolean values, references to cells or to cell ranges of logical values.

Contoh

=XOR(TRUE;TRUE) mengembalikan FALSE

=XOR(TRUE;TRUE;TRUE) mengembalikan TRUE

=XOR(FALSE;TRUE) mengembalikan TRUE

FALSE

Mengembalikan nilai logis FALSE. Fungsi FALSE() tidak memerlukan argumen apa saja, dan selalu mengembalikan nilai logis FALSE.

Sintaksis

FALSE()

Contoh

=FALSE() mengembalikan FALSE

=NOT(FALSE()) mengembalikan TRUE

TRUE

Nilai logis yang ditetapkan adalah TRUE. Fungsi TRUE() tidak memerlukan argumen apa saja, dan mengembalikan nilai logis TRUE.

Sintaksis

TRUE()

Contoh

Jika A=TRUE dan B=FALSE contoh berikut akan muncul:

=AND(A;B) mengembalikan FALSE

=OR(A;B) mengembalikan TRUE

=NOT(AND(A;B)) mengembalikan TRUE

NOT

Pelengkap (membalikkan) nilai logis.

Sintaksis

NOT(Nilai logika)

NilaiLogis adalah nilai apa aja yanng dilengkapi.

Contoh

=NOT(A). Jika A=TRUE maka NOT(A) akan menilai FALSE.

Mohon dukung kami!