Fungsi Informasi

Kategori ini mengandung fungsi Informasi.

Untuk mengakses fungsi ini...

Sisip - Fungsi - Kategori Informasi


Data dalam tabel berikut sebagai dasar dari beberapa contoh dalam deskripsi fungsi:

C

D

2

-3,48

-3,48

3

-5

-3

4

-2

0

5

-1

1

6

0

3

7

2

4

8

4

6

9

6

8


CELL

Mengembalikan informasi pada alamat, pemformatan atau isi sebuah sel.

Sintaksis

CELL("InfoType" [; Reference])

InfoType adalah karakter string yang menentukan tipe informasi. Karakter string selalu dalam bahasa Inggris. Huruf besar atau kecil adalah pilihan.

Jenis_info

Arti

COL

Menghasilkan nomor dari kolom yang direferensikan.

=CELL("COL";D2) mengembalikan 4.

ROW

Menghasilkan nomor dari baris yang direferensikan.

=CELL("ROW";D2) mengembalikan 2.

SHEET

Menghasilkan nomor dari lembar kerja (set) yang direferensikan.

=CELL("Sheet";Sheet3.D2) mengembalikan 3.

ADDRESS

Menghasilkan alamat absolut dari sel yang direferensikan.

=CELL("ADDRESS";D2) mengembalikan $D$2.

=CELL("ADDRESS";Sheet3.D2) mengembalikan $Sheet3.$D$2.

=CELL("ALAMAT";'X:\dr\test.ods'#$Sheet1.D2) mengembalikan 'file:///X:/dr/test.ods'#$Sheet1.$D$2.

FILENAME

Menghasilkan nama berkas dan nomor lembar kerja (set) dari sel yang direferensikan.

=CELL("FILENAME";D2) mengembalikan 'file:///X:/dr/own.ods'#$Sheet1, jika rumus didalam dokumen saat ini X:\dr\own.ods berada di Lembar1

=CELL("FILENAME";'X:\dr\test.ods'#$Sheet1.D2) mengembalikan 'file:///X:/dr/test.ods'#$Sheet1.

COORD

Mengembalikan alamat lengkap sel dalam notasi Lotus™.

=CELL("COORD"; D2) mengembalikan $A:$D$2.

=CELL("COORD"; Sheet3.D2) mengembalikan $C:$D$2.

CONTENTS

Menghasilkan isi dari sel yang direferensikan, tanpa pemformatan apa pun.

TYPE

Menghasilkan jenis dari isi sel.

b = blank. sel kosong

l = label. Teks, hasil formula sebagai teks

v = value. Nilai, hasil formula sebagai angka/bilangan

WIDTH

Mengembalikan lebar dari kolom yang direferensi. Unit itu adalah bilangan nol (0) yang sesuai kedalam kolom dalam teks baku atau ukuran baku.

PREFIX

Menghasilkan perataan dari sel yang direferensikan.

' = rata kiri

" = rata kanan

^ = rata tengah

\ = berulang (saat ini tak aktif)

PROTECT

Menghasilkan status dari proteksi sel.

1 = sel diproteksi

0 = sel tidak diproteksi

FORMAT

Menghasilkan string karakter yang mengindikasikan format angka.

, = bilangan dengan pemisah ribuan

F = bilangan tanpa pemisah ribuan

C = format mata uang

S = representasi eksponensial, sebagai contoh, 1.234+E56

P = persentase

Pada format diatas, bilangan desimal yang ditempatkan setelah pemisah desimal diberikan sebagai bilangan. Contoh: format bilangan #,mengembalikan ##0.0 , 1 dan format bilangan 00.000% mengembalikan P3

D1 = MMM-D-YY, MM-D-YY dan format lainnya yang serupa

D2 = DD-MM

D3 = MM-YY

D4 = DD-MM-YYYY HH:MM:SS

D5 = MM-DD

D6 = HH:MM:SS AM/PM

D7 = HH:MM AM/PM

D8 = HH:MM:SS

D9 = HH:MM

G = Format lainnya

- (Minus) di akhir = bilangan negatif diformat dalam warna

() (tanda kurung) di akhir = Terdapat kurung pembuka dalam format kode

COLOR

Mengembalikan 1, jika nilai negatif telah diformat dalam warna, jika tidak 0.

PARENTHESES

Mengembalikan 1 jika format kode berisi sebuah kurung pembuka (, jika tidak 0.


Referensi (daftar opsi) adalah posisi sel yang diperiksa. Jika Referensi adalah rentang, sel berpindah dari pojok kiri atas rentang. Jika Referensi adalah hilang, LibreOffice Calc menggunakan posisi sel dimana rumus ini berada. Microsoft Excel menggunakan referensi sel dimana kursor berada.

CURRENT

Fungsi ini mengembalikan hasil tanggal mengevaluasi rumus yang dimana ini bagian (dengan kata lain hasil sejauh evaluasi yang didapatkan). Penggunaan utamanya adalah bersama dengan fungsi STYLE() untuk menerapkan gaya terpilih ke sel tergantung pada konten sel.

Sintaksis

CURRENT()

Contoh

=1+2+CURRENT()

Contoh mengembalikan 6. Rumus ini dihitung dari kiri ke kanan sebagai: 1 + 2 sama dengan 3, memberikan hasil kepada tanggal ketika CURRENT() ditemui; CURRENT() karenanya menghasilkan 3, ini ditambahkan ke 3 asli untuk memberikan 6.

=A2+B2+STYLE(IF(CURRENT()>10;”Merah”;”Baku”))

Contoh mengembalikan A2 + B2 (STYLE mengembalikan 0 disini). Jika jumlah ini lebih besar dari 10, gaya Merah diterapkan pada sel. Lihat pada fungsi STYLE untuk penjelasan lebih lanjut.

="choo"&CURRENT()

hasil

FORMULA

Menampilkan rumus dari sel rumus sebagai teks string.

Sintaksis

FORMULA(referensi)

Referensi adalah referensi kepada sel yang berisi sebuah rumus.

Sebuah referensi yang tidak valid atau sebuah referensi kepada sel dengan tidak ada hasil rumus dalam nilai kesalahan #N/A.

Contoh

jika sel A8 berisi rumus=SUM(1;2;3)kemudian

FORMULA(A8) mengembalikan teks =SUM(1;2;3).

INFO

Mengembalikan informasi tertentu tentang lingkungan kerja saat ini. Fungsi menerima sebagai argumen teks tunggal dan mengembalikan data tergantung pada parameter tersebut.

Sintaksis

INFO("Tipe")

Tabel berikut mencantumkan nilai untuk parameter teks Tipe dan mengembalikan nilai dari fungsi INFO.

Nilai untuk "Tipe"

Nilai hasil

"osversion"

Selalu "Windows (32-bit) NT 5.01", untuk alasan kesesuaian

"system"

Tipe dari sistem operasi.
"WNT" untuk Microsoft Windows "
"LINUX" untuk Linux
"MACOSX" untuk macOS
"SOLARIS" untuk Solaris

"release"

Pengenal rilis produk, untuk contoh "300m25(Build:9876)"

"numfile"

Selalu 1, untuk alasan kesesuaian

"recalc"

Rumus mode perhitungan ulang saat ini, baik "Otomatis" atau "Manual" (diterjemahkan dalam bahasa LibreOffice)


Ikon Catatan

Aplikasi Spreadsset lainnya mungkin menerima nilai penerjemahan untuk parameterTipe, tetapi LibreOffice Calc akan hanya menerima nilai Inggris.


Contoh

=INFO("rilis") mengembalikan angka rilis produk LibreOffice yang digunakan.

=INFO(D5) dengan selD5 berisikan sebuah teks stringsistemmengembalikan tipe sistem operasi.

ISBLANK

Mengembalikan TRUE jika referensi ke sebuah sel adalah kosong. Fungsi ini digunakan untuk menentukan jika isi dari sebuah sel adalah kosong. Sebuah cel dengan rumus didalamnya adalah tidak kosong.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISBLANK(nilai)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=ISBLANK(D2) mengembalikan FALSE sebagai hasil.

ISERR

Tes untuk kondisi kesalahan, kecuali nilai kesalahan #N/A, dan mengembalikan TRUE atau FALSE.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISERR(nilai)

Nilai adalah nilai atau ekspresi apa pun yang diuji untuk melihat apakah nilai kesalahan selain #N/A ada.

Contoh

=ISERR(C8) dimana sel C8 berisi =1/0 menghasilkan TRUE, karena 1/0 adalah kesalahan.

=ISERR(C9) dimana sel C9 berisi =NA() mengembalikan FALSE, karena ISERR() mengabaikan #N/A kesalahan.

ISERROR

Tes untuk kondisi kesalahan, termasuk nilai kesalahan #N/A, dan mengembalikan TRUE atau FALSE.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISERROR(nilai)

Nilai adalah atau mengacu pada nilai yang diuji coba. ISERROR() mengembalikan TRUE jika terdapat kesalahan dan FALSE jika tidak terdapat kesalahan.

Contoh

=ISERROR(C8) dimana sel C8 berisi =1/0 mengembalikan TRUE, karena 1/0 adalah kesalahan.

=ISERROR(C9) dimana sel C9 berisi =NA() menghasilkan TRUE.

ISERROR

Mengembalikan nilai jika sel tidak berisi nilai kesalahan, atau nilai alternatif jika ada.

tip

This function is available since LibreOffice 4.0.


Sintaksis

IFERROR(Value; Alternate_value)

Nilaiadalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika tidak setara atau menghasilkan sebuah kesalahan.

Nilai_alternatif adalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika ekspresi atau nilai dari Nilai adalah setara atau menghasilkan sebuah kesalahan.

Contoh

=IFERROR(C8;C9) dimana sel C8 berisi =1/0 mengembalikan nilai sel C9, karena 1/0 adalah kesalahan.

=IFERROR(C8;C9) dimana sel C8 berisi 13 mengembalikan 13, nilai dari sel C8, dimana ini bukan sebuah kesalahan.

ISEVEN

Mengembalikan TRUE jika nilai bahkan integer, atau FALSE jika nilai adalah ganjil.

Sintaksis

ISEVEN(nilai)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Jika nilai tidak sebuah integer, apa saja digit setelah titik desimal diabaikan. Tanda sebuah nilai juga diabaikan.

Contoh

=ISEVEN(48) mengembalikan TRUE

=ISEVEN(33) mengembalikan FALSE

=ISEVEN(0) mengembalikan TRUE

=ISEVEN(-2.1) mengembalikan TRUE

=ISEVEN(3.999) mengembalikan FALSE

ISEVEN_ADD

Uji coba untuk angka genap. Mengembalikan 1 apabila angka dibagi oleh 2 mengembalikan keseluruhan angka.

note

Fungsi yang namanya diakhiri dengan _ADD atau _EXCEL2003 mengembalikan hasil yang sama seperti fungsi Microsoft Excel 2003 yang sesuai tanpa akhiran. Gunakan fungsi tanpa akhiran untuk mendapatkan hasil berdasarkan standar internasional.


Sintaksis

ISEVEN_ADD(Angka)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=ISEVEN_ADD(5) mengembalikan 0.

=ISEVEN_ADD(A1) mengembalikan 1 jika sel A1 berisi angka 2.

ISFORMULA

Mengembalikan TRUE jika sebuah sel adalah sel rumus.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISFORMULA(referensi)

Referensi mengindikasi sebuah referensi ke sebuah sel dimana tes akan dilakukan untuk menentukan apakah berisi sebuah rumus.

Contoh

=ISFORMULA(C4) mengembalikan FALSE jika sel C4 berisi nomor 5.

ISLOGICAL

Uji coba untuk nilai logis (TRUE atau FALSE).

Jika terjadi kesalahan, fungsi mengembalikan FALSE.

Sintaksis

ISLOGICAL(nilai)

Mengembalikan TRUE jikaNilai adalah nilai logis (TRUE atau FALSE), dan jika tidak, mengembalikan FALSE.

Contoh

=ISLOGICAL(99) mengembalikan FALSE, karena 99 adalah nomor, bukan nilai logika.

=ISLOGICAL(ISNA(D4)) mengembalikan TRUE terserah isi sel D4, karena ISNA() mengembalikan sebuah nilai logika.

ISNA

Mengembalikan TRUE jika sebuah sel berisi #N/A(nilai tidak tersedia) nilai kesalahan.

Jika terjadi kesalahan, fungsi mengembalikan FALSE.

Sintaksis

ISNA(nilai)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=ISNA(D3) mengembalikan FALSE sebagai hasil.

ISNA

Mengembalikan nilai jika sel tidak memiliki isi nilai kesalahan #N/A (isi tidak tersedia), atau nilai alternatif jika ada.

tip

This function is available since LibreOffice 4.0.


Sintaksis

IFNA(Value; Alternate_value)

Nilai adalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika tidak setara atau menghasilkan sebuah kesalahan #N/A.

Nilai_alternatif adalah nilai atau ekspresi yang dikembalikan jika ekspresi atau nilai dari Nilai adalah setara atau menghasilkan sebuah kesalahan #N/A.

Contoh

=IFNA(D3;D4) mengembalikan nilai D3 jika D3 tidak menghasilkan kesalahan #N/A, atau D4 jika ada.

ISNONTEXT

Uji coba jika sel berisi teks atau angka, dan mengembalikan FALSE jika isi adalah teks.

Jika kesalahan terjadi, fungsi mengembalikan TRUE.

Sintaksis

ISNONTEXT(nilai)

Nilai adalah nilai apa saja atau ekspresi dimana uji coba dilakukan untuk menentukan apakah teks atau angka atau nilai Boolean.

Contoh

=ISNONTEXT(D2) mengembalikan FALSE jika sel D2 berisi teksabcdef.

=ISNONTEXT(D9) mengembalikan TRUE jika sel D9 berisi angka 8.

ISNUMBER

mengembalikan TRUE jika nilai mengacu pada bilangan.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISNUMBER(nilai)

Nilai adalah ekpresi apa saja yang di uji coba untuk menentukan apakah sebuah bilangan atau teks.

Contoh

=ISNUMBER(C3) mengembalikan TRUE jika sel C3 berisi bilangan 4.

=ISNUMBER(C2) mengembalikan FALSE jika sel C2 berisi teksabcdef.

ISODD

Mengembalikan TRUE jika nilai adalah ganjil, atau FALSE jika bilangan adalah genap.

Sintaksis

ISODD(nilai)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Jika nilai tidak sebuah integer, apa saja digit setelah titik desimal diabaikan. Tanda sebuah nilai juga diabaikan.

Contoh

=ISODD(33) mengembalikan TRUE

=ISODD(48) mengembalikan FALSE

=ISODD(3.999) mengembalikan TRUE

=ISODD(-3.1) mengembalikan TRUE

ISODD_ADD

mengembalikan TRUE (1) jika bilangan tidak mengembalikan nomor keseluruhan ketika dibagi oleh 2

note

Fungsi yang namanya diakhiri dengan _ADD atau _EXCEL2003 mengembalikan hasil yang sama seperti fungsi Microsoft Excel 2003 yang sesuai tanpa akhiran. Gunakan fungsi tanpa akhiran untuk mendapatkan hasil berdasarkan standar internasional.


Sintaksis

ISODD_ADD(Angka)

Nilai adalah nilai yang akan diperiksa.

Contoh

=ISODD_ADD(5) mengembalikan 1.

ISREF

Menguji apakah argumennya adalah referensi. Mengembalikan TRUE jika argumennya adalah referensi, mengembalikan FALSE jika tidak. Ketika diberi referensi, fungsi ini tidak memeriksa nilai yang direferensikan

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

ISREF(nilai)

adalah nilai yang akan diuji, untuk menentukan apakah itu sebuah referensi.

Contoh

=ISREF(C5) mengembalikan hasil TRUE karena C5 referensi yang sah.

=ISREF("abcdef") selalu mengembalikan FALSE karena teks tidak pernah bisa menjadi referensi.

=ISREF(4) mengembalikan FALSE

=ISREF(INDIRECT("A6")) menghasilkan TRUE, karena INDIRECT adalah fungsi yang mengembalikan referensi.

=ISREF(ADDRESS(1; 1; 2;"Sheet2")) mengembalikan FALSE, karena ADDRESS adalah fungsi yang mengembalikan teks, meskipun terlihat seperti referensi.

ISTEXT

mengembalikan TRUE jika sel mengacu pada teks.

Jika terjadi kesalahan, fungsi mengembalikan FALSE.

Sintaksis

ISTEXT(nilai)

Nilai adalah sebuah nilai, nomor, nilai Boolean, atau nilai kesalahan yang diuji coba.

Contoh

=ISTEXT(D9) mengembalikan TRUE jika sel D9 berisi teks abcdef.

=ISTEXT(C3) mengembalikan FALSE jika sel C3 berisi nomor 3.

NA

Mengembalikan nilai galat #N/A.

Sintaksis

NA()

Contoh

=NA() konversi isi sebuah sel kedalam #N/A.

T

Mengembalikan nilai numerik dari parameter yang diberikan. Mengembalikan 0 jika parameter adalah teks atau FALSE.

Jika terjadi kesalahan, fungsi mengembalikan nilai kesalahan.

Sintaksis

N(nilai)

Nilai adalah parameter yang dikonversi ke sebuah bilangan. N() mengembalikan nilai numerik jika bisa. Ini mengembalikan nilai logika TRUE dan FALSE sebagai 1 dan 0 masing masing. Ini mengembalikan teks sebagai 0.

Contoh

=N(123) mengembalikan 123

=N(TRUE()) mengembalikan 1

=N(FALSE()) mengembalikan 0

=N("abc") mengembalikan 0

=N(1/0) mengembalikan #DIV/0!

TYPE

Mengembalikan tipe sebuah nilai, dimana 1 = bilangan, 2 = teks, 4 = nilai Boolean, 8 = rumus, 16 = nilai kesalahan, 64 = array.

Jika sebuah galat terjadi, fungsi mengembalikan sebuah logical atau nilai numerik

Sintaksis

TYPE(nilai)

Nilai adalah nilai tertentu yang dimana tipe data ditentukan.

Contoh (lihat tabel contoh di atas)

=TYPE(C2) mengembalikan 2 sebagai hasil.

=TYPE(D9) mengembalikan 1 sebagai hasil.

Mohon dukung kami!